Bencana Alam Gempa Bumi


Puing bangunan yang roboh akibat Bencana alam gempa bumi
Bencana alam gempa bumi 

Gempa Bumi

Gempa Bumi adalah bencana alam yang terjadi karena goncangan dahsyat yang terjadi secara tiba-tiba yang disebabkan oleh pergeseran lempengan di dasar permukaan bumi.

Bencana Akibat Gempa Bumi

1. Tsunami

Patahan yang terjadi akibat gempa bumi yang terjadi di dasar laut, erupsi gunung berapi dasar laut dan asteroid atau meteorit yang jatuh ke laut dapat menimbulkan gelombang besar. Tsunami terjadi karena gelombang pasang dahsyat sampai ke pantai dan menerjang daratan dan bangunan disekitarnya. Seperti yang terjadi di Aceh pada 2004, Donggala dan Palu Sulawesi Tengah pada 2018.

2. Kebakaran

Kabel-kabel dan jaringan listrik yang tidak tersusun rapi akan mudah menyebabkan konsleting. Kemungkinan ini akan meningkat saat terjadi gempa bumi. Jika konsleting terjadi di dekat benda yang mudah terbakar, kemungkinan besar akan menyebabkan kebakaran.

3. Tanah Longsor atau Salju Longsor

Goncangan yang terjadi akibat gempa juga mempengaruhi cakupan yang luas, termasuk dataran tinggi. Akar pohon dan tanaman mampu mengikat tanah. Salju yang cukup tebal dan dataran tinggi yang kekurangan vegetasi, rawan terjadi longsor.

4. Bangunan Roboh

Gedung dan rumah yang tidak memiliki pondasi yang kokoh, sangat rawan ambruk. Apalagi bangunan tua yang temboknya sudah rapuh. Gempa bumi yang hebat mampu merobohkan bangunan.

Penanganan Bencana Gempa Bumi

Semua bencana alam terjadi diluar kehendak manusia. Karena itu persiapan matang perlu direncanakan. Diskusikan dengan semua anggota keluarga tentang apa yang harus dilakukan sebelum, saat, dan sesudah terjadi bencana.

  • Pra Bencana Gempa Bumi

Beberapa gempa bumi bisa diprekdiksi. Pemerintah atau pihak yang berwenang mengeluarkan peringatan dini jika akan terjadi bencana gempa bumi. Persiapkan peralatan bertahan hidup dan cadangan makanan yang cukup. Lengkapi juga dengan alat pengirim sinyal bantuan seperti senter atau peluit.

  • Lindungi Diri dan Keluarga

Simpan benda-benda berharga dan yang mudah terbakar. Turunkan semua benda yang mudah jatuh dan gampang pecah dan lepaskan semua benda yang menggantung di tembok. Jangan sampai terjadi masalah tambahan yang berbahaya.

  • Putuskan Aliran Listrik

Konsleting listrik dapat menyebabkan kebakaran. Secara otomatis PLN akan mematikan aliran listrik jika terjadi gempa bumi. Tapi untuk berjaga-jaga sebaiknya, matikan semua perangkat elektronik dan lepaskan semua kabel dari colokannya.

  • Berlindung

Saat gempa bumi terjadi secara tiba-tiba, segeralah bersembunyi di bawah benda yang  mempunyai struktur kokoh, seperti di bawah meja atau di kolong tempat tidur. Lindungi bagian belakang kepala dengan meletakkan tangan di atas leher belakang. Lindungi juga hidung, telinga, dan mata dari serpihan dan debu.

  • Evakuasi

Jika memungkinkan, segeralah keluar dari bangunan. Jaga jarak dengan gedung yang tinggi setidaknya menjauh 100 meter dari bangunan tersebut.

  • Tetap Tenang

Panik yang berlebihan dapat mengakibatkan timbul masalah baru. Tidak hanya pada diri sendiri, kepanikan juga mempengaruhi orang lain di sekitar. Selamatkan diri, pastikan semua anggota keluarga dan orang tersayang dalam keadaan aman. Sebaiknya menepi terlebih dahulu jika dalam keadaan berkendara.

  • Mengungsi

Pergeseran lempengan bumi di dasar laut berpotensi menghasilkan tsunami. Jika terdeteksi akan terjadi tsunami, untuk daerah yang berada di sekitar pantai atau dalam posisi di laut segeralah menuju daratan dan mengungsi ke dataran yang lebih tinggi.

  • Patuhi Protokol Keselamatan

Petugas akan segera datang ke lokasi yang terdampak oleh bencana. Berikan informasi yang akurat kepada petugas. Sediakan ruang yang cukup untuk melakukan penanganan bencana. Dukung mereka dengan mematuhi protokol keselamatan.

  • Pasca Bencana Gempa Bumi

Tetap waspada karena masih ada kemungkinan terjadi gempa susulan. Lebih baik tunggu pengumuman dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Setelah pemerintah menyatakan bahwa situasi benar-benar aman, cek kesehatan seluruh anggota keluarga terlebih dahulu, baru kemudian cek rumah dan barang berharga.

Komentar